Tiga Cara Karyawan Tetap Saling Terhubung dan Produktif di Masa Pandemi

Tiga Cara Karyawan Tetap Saling Terhubung dan Produktif di Masa Pandemi

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta, Akuratnews. com – Merebaknya virus Covid-19 mendorong adanya aturan bentuk kerja dari rumah atau work from home (WFH). Adaptasi terhadap cara kerja baru dan larangan yang mungkin didapatkan selama bekerja dari rumah, memberikan tekanan tambahan bagi para karyawan.

Untuk itu, para pemimpin membutuhkan berbagai kiat inovatif dalam memelihara para karyawan tetap terhubung dan produktif di tengah banyaknya pengganggu.

Dan Lark, suatu all-in-one collaboration tools hadir dan memungkinkan setiap karyawan untuk berjalan dan saling berkolaborasi tanpa restriksi jarak dan waktu.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, DKI Jakarta menyatakan kalau ada kurang lebih 3. 914 perusahaan dan 1. 057. 631 orang karyawan yang telah menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) sejak adanya pandemi Covid-19. Keadaan itu mendorong adanya transformasi digital secara cepat dalam alur bekerja.

Kegiatan pekerjaan maupun kerap yang biasanya dilakukan di di kantor, maupun bincang-bincang di sedang waktu istirahat tak lagi mampu dilakukan seperti sebelumnya.

Sebagai makhluk sosial, perubahan tersebut dapat memberi dampak yang pas besar bagi psikologis manusia. Sekalipun demikan, menjaga komunikasi antar karyawan secara jarak jauh bukanlah situasi yang mustahil.

Beserta tiga cara untuk para atasan agar karyawan dapat tetap saling terhubung produktif:

satu. Tetap Jalin Komunikasi
Tak dapat bekerja dan bertemu secara tatap-muka akibat work from home bukan berarti berhenti menjalin koneksi dengan para karyawan. Budaya kerja yang positif dan produktif benar diperlukan oleh setiap karyawan.

Terlebih dalam situasi era ini ketika ketidakpastian mengenai virus Covid-19 dan berbagai perubahan mendadak terjadi turut menambah beban pendirian di tengah pekerjaan. Gunakanlah bervariasi platform komunikasi yang ada buat sekedar menanyakan kabar karyawan, meminta pendapatnya, atau memberikan berbagai motivasi agar semangat dan produktivitas lestari terjaga.

“Adanya pandemi memang menimbulkan kesulitan bagi kongsi, maupun semua yang terlibat di dalamnya, walaupun demikian, kegiatan jalan harus terus dapat berjalan, jadi target yang direncanakan tetap mampu tercapai. Untuk dapat mencapainya, satu faktor terpenting adalah bagaimana kongsi dapat terus meningkatkan komunikasi antar tim. Melalui komunikasi yang bagus, akan tercipta koloborasi yang molek. Dan dengan adanya kolaborasi yang baik, produktivitas di dalam kongsi juga dapat semakin meningkat, ” ujar Fardi Yandi, pemilik jalan kreatif anak muda, Socio Kaya di Jakarta, Kamis (26/11).

Selanjutnya 1 2