donasi-pemkot-depok-ke-palestina-via-yayasan-andara-relief-international-disorot-1

Sokongan Pemkot Depok ke Palestina Via Yayasan Andara Relief International Disorot

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

AKURATNEWS. COM – Donasi Pemerintah Praja (Pemkot) Depok untuk Palestina mulai jadi sorotan elit politik. Aksi kemanusiaan tersebut terkesan jadi ajang hajat Parpol tertentu.

Anggota DPRD Depok Edi Masturo menilai di Depok banyak sejumlah lembaga/yayasan yang kini juga tengah kerjakan pengumpulan dana bantuan kemanusiaan.

Namun begitu, Pemkot Depok justru seleksi salurkan donasi kemanusiaan meniti Yayasan yang  berdomisi pada wilayah Jakarta. (Andara Relief International).

“Kenapa mesti kesana (Andara Relief International)? sedangkan BAZNAS, LAZISMU, ACT dan lainya yang berdomisi di Depok serupa sedang melakukan pengumpulan uang peduli kemanusiian untuk Palestina”, ujar Edi, Rabu, (26/5).

Menurutnya perlu dipertanyakan ada apa secara Yayasan Adara Relief International yang notabene berdomisili di Jakarta itu. “Intinya kenapa harus ke Adara. Namun di Depok ada kaum lembaga yang siap menyurkan langsung”, jelas Edi.

Dia juga menganggap perlunya ada audit pada penyaluran dana kemanusiaan buat Palestina yang diserahkan menggunakan yayasan yang di mengatur juga oleh mantan Caleg PKS Dapil Jakarta Timur pada Pileg 2019 berarakan itu.

“Iya pasti bisa jadi ditunggangi kepentingan politik tertentu. Aku amat menyayangkan aksi ingat kemanusiaan itu turut dilibatkan kepentingan politik Parpol tertentu”,   tandas politikus pokok Gerindra itu kepada Akuratnews. com.

Menyoal aksi galang dana buat Palestina yang dilakukan bagian Dinas Pendidikan (Disdik) Tanah air Depok, Edi menilai sedang wajar selama tanpa adanya tekanan dari unsur tertentu.

“Menurut saya wajar bicara peduli kemanusiaan. Terkait Disdik punya kecendekiaan tersebut dengan tujuan sukarela sah-sah aja tanpa ada unsur kewajiban atau pemaksaan”, pukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Depok Mohammad Thamrin mengatakan, donasi itu terkumpul sebab program Gerakan Seratus Ribu (Geserbu).

Thamrin mengatakan, donasi tidak hanya dari para guru, melainkan dari keluarga besar Disdik Depok seperti, Tata Daya, pengawas, penilik, operator madrasah, dan juga pustakawan sekolah se Kota Depok

Dia menyebut kalau aksi galang dana tersebut bukan dinas untuk menetapkan besaran dana donasi. “Jadi bukan dari dinas yang menetapkan tapi hasil rapat musyawarah ditetapkan minimal Rp 100 ribu”, kata Thamrin, Selasa, (25/5).

Meski begitu, saat dihubungi, Thamrin masih belum merespon terkait donasi dana kemanusiaan untuk Palestina yang disalurkan pihaknya melalui Yayasan Adara relief Internasional.

Diketahui, Disdik Depok menggunakan Gerakan Seratus Ribu (Gaserbu) akhirnya mampu kumpulkan sumbangan dana senilai Rp. 911. 965. 225 untuk Palestina dan telah diserahkan kepada Yayasan Adara relief Universal melalui koordinator galang sokongan di MUI Depok, Selasa, (25/5).

Terpisah. Koordinator Aksi Kemanusiaan buat Palestina, MUI Kota Depok, Khairulloh Ahyari mengatakan secara penambahan donasi dari rumpun besar Disdik Kota Depok Rp911. 965. 225 ditambah dengan donasi yang sudah terkumpul sebelumnya Rp527. 487. 517, total donasi yang terkumpul sejauh ini sebesar Rp1. 439. 452. 772.

“Sampai hari ini kalau dengan Disdik itu donasi yang telah terkumpul mungkin sekitar Rp1. 3 miliar. Tapi belakang kita update dengan Adara, karena mereka kan langsung kan transfer ke Adara. Mungkin akan bertambah tetap donasi yang masuk, nanti kita update, ” prawacana Kahirulloh.

“Harapanya ini bisa meringankan tanggung perjuangan teman-teman di Palestina. Selain itu, juga melatih kita dalam hal kepedulian kepada sesama. Mudah-mudahan Palestina dapat segera merdeka, ” ujarnya.

Tatkala, Lembaga Adara Relief International yang dipercaya  sebagai distributor donasi Wali Kota & pihak Pemkot Depok buat Palestina diketahui sebuah lembaga sosial yang seluruh pengurusnya adalah perempuan dengan fokus kegiatan berupaya membela rani dan anak-anak miskin pada berbagai belahan dunia, khususnya bangsa Palestina.

Lembaga yang dipimpin Sri Vira Chandra ini memiliki akta pendirian sejak 2018 dan sudah beberapa kala mengalami perubahan. Terakhir kali mengalami perubahan akta pendirian pada 1 April 2021.

Namun, bila dilihat di situs https://adararelief.com/info-penyaluran/, kegiatan penyaluran bantuan Adara Relief International ke Palestina bisa dihitung dengan jari.

Bahkan dengan terlama adalah postingan  “Misi Kemanusiaan Penyaluran Bantuan Qurban Barokah Idul Adha 1440 H”   tetanggal 13 Agustus 2019.

Sedangkan postingan terbaru kegiatan adara adalah pada 16 Mei 2021 berjudul  “Penyaluran Paket Sembako Untuk Warga Al Quds”   dan dua postingan lainnya pada tanggal yang sama.

Melihat kegiatan kamanusiaan yang dilakukan pihak Andara terhormat tak banyak mengingat, lembaga ini sudah berdiri sekitar 2008 lalu.

Sebagai informasi, sebelum menjabat sebagai Ketua Lembaga Adara Relief International, Sri Vira Chandra adalah calon legislatif DPRD PKS dapil Jakarta Timur pada pileg 2019 lalu.

Sejak Agustus 2020, wanita yang akrab disapa Umi Vira ini, bermarkas di jawatan Adara Relief International, Mampang, Business Park Blok A 11, Jalan Warung Gembung Raya, No 31, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Daksina.