soal-damkar-sandi-dicecar-puluhan-pertanyan-di-pidsus-kejari-depok-1

Soal Damkar, Sandi Dicecar Puluhan Pertanyan di Pidsus Kejari Depok

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

AKURATNEWS. COM kacau Terkait kasus dugaan Tindak Korupsi (Tipikor) di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok, Sandi Butar Butar dicecar 22 pertanyaan di Kejaksaan Daerah (Kejari) Depok Jumat, (28/5).

Kasi Agen (Kasi Intel) Kejari Depok Herlangga Wisnu Murdianto melegalkan jika ada sebanyak 22 pertanyaan yang diberikan tim jaksa penyidik Pidana Istimewa (Pidsus) kepada Sandi Butar Butar.

“Total pertanyaan yang diberikan pada Sandi sebanyak 22 pertanyaan”, ucap Herlangga di Kejari Depok Jumat, (28/5).

Herlangga menyebut, daripada 22 jumlah pertanyaan itu seputar pengadaan sepatu & alat kelengkapan lainya serta terkait honor yang diterima Sandi dari Damkar Depok.

“Pertanyaan daripada Tim jaksa penyidik Seksi Pidsus terkait belanja ladam pakaian dinas lapangan (PDL) tahun 2017 sampai 2019 dan honor yang diterima Sandi selaama kurun zaman tahun 2020”, ujarnya.

Dia mengatakan, pemanggilan terhadap Sandi Butar Butar merupakan yang kali mula-mula dilakukan pihak Pidsus. “Pemanggilan Sandi ini pertama kala oleh Pidsus”, jelas Herlangga.

Terkait pertanyaan yang diluar dari yang dilaporkan Sandi soal logistik alat kelengkapan kerja Damkar, Herlangga menilai hal tersebut bukan suatu masalah.

Terpenting, lanjut Herlangga, itu informasi yang hadir pada poin yang ditanyakan pidsus. “Jadi itu hanya merupakan teknis pemberkasan saja. Jadi tidak masalah bila BAP nya berbeda (laporan dari Sandi)”, ungkapnya.

Terpisah, Sandi Butar Butar kepada Akurarnews. com mengatakan pertanyaan pada dirinya lebih banyak seputar pemotongan dana yang diterimanya dibanding Damkar Depok.

“Iya tadi antara kira-kira 22 atau 27 perkara dari jaksa. Tapi bertambah banyak soal pemotongan derma operasional yang saya terima”, kata Sandi.

Terkait pertanyan soal pengadaan sepatu, kepada pihak Pidsus, Sandi mengaku jika dirinya tidak tahu persis pokok bukan dirinya yang mengadukan kasus tersebut.

“Tadi juga sudah kami sampaikan pada jaksa bahwa terkait pengadaan sepatu itu bukan saya yang melaporkanya. Jadi tadi itu dengan saya sampaikan pada jaksa”, pukasnya.

Selain Sandi, pihak Pidsus Kejari Depok juga turut mintai keterangan kepada enam orang saksi lainya antara lain, tiga orang Komandan Sekawan (Danru) di Damkar Depok, satu diantaranya honorer Danru Pos Merdeka.

Selanjutnya, satu orang honorer, dan satu orang Kepala Asosiasi Jasa Kontruksi dalam Depok beserta Sandi Butar Butar. Dalam pemangilan tersebut Sandi didampingi oleh besar orang pengacaranya.