sikat-habis-gerakan-separatis-dan-teroris-papua-soal-ham-urusan-belakang-1

Rampas Habis Gerakan Separatis dan Teroris Papua, Soal HAM Urusan Belakang

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

AKURATNEWS – Jangan sampai tersedia ruang toleransi bagi tumbuh suburnya gerakan separatis serta teroris di bumi Indonesia.

Termasuk untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang oleh Badan Intelijen Negara, kini dilabeli sebagai kelompok separatis dan teroris.

“Memangnya para separatis dan teroris itu pakai teori Hak Asasi Manusia era membunuh rakyat dan amtenar yang bertugas? Sikat amblas, tumpas dan ratakan para separatis dan teroris yang tidak berprikemanusiaan itu. Saya siap menjadi orang dengan bertanggungjawab di hadapan dasar internasional atau hukum manapun. Terpenting, para separatis serta teroris bisa musnah sejak bumi Indonesia, ” jelas Ketua MPR, Bambang Soesatyo dalam merespon pernyataan Amnesty Internasional Indonesia, di Jakarta, Selasa (27/4).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menjelaskan, sejak aspek pertahanan keamanan nasional dan hukum, sangat sahih bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua bukanlah kelompok kriminal bersenjata piawai. Melainkan gerakan yang mempunyai motivasi politik untuk memencil dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mereka jelas tidak memiliki right to self determination (hak menentukan nasib sendiri). Karena ketika Papua sudah menjadi bagian integral NKRI berdasarkan New York Agreement 1962, maka hak memastikan nasib sendiri serta merta batal demi hukum, ” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menekankan, betul tepat jika gerakan KKB dinilai sebagai gerakan perlawanan melawan pemerintah yang sempurna (makar) dengan cara-cara teror. Sehingga penetapan keadaan gawat militer, baik secara adat nasional maupun internasional, sudah sah dan bisa cepat diberlakukan.

“Tidak boleh lagi ada pemaafan terhadap para separatis dan teroris untuk melakukan kelakuan kejahatan yang meresahkan umum serta mengakibatkan korban sukma. Kerahkan seluruh kekuatan dengan dimiliki negara. Kalau menetapkan turunkan kekuatan empat Matra terbaik yang kita punya selain Densus 88 & Brimob Polri. Yakni Gultor Kopassus, Raiders, Bravo & Denjaka. Kasih waktu mulia bulan, mereka pasti bisa menumpas habis para separatis dan teroris di Papua hingga ke akarnya, ” pungkas Bamsoet.