Rakyat Butuh Makan, Bukan Masker!

Rakyat Butuh Makan, Bukan Masker!

Jakarta, Akuratnews. com kacau Poin penting menyalahi penyebaran virus Corona (Covid-19) bukan hanya pada penerapan disiplin 3M (Mencuci tangan, Memakai masker & Menjaga Jarak) belaka. Faktor terpenuhinya kebutuhan hidup juga penting.

Hal ini ditegaskan relawan dan aktivis pencegahan Covid-19, dr Tirta Mandira. Ia mengungkapkan, sulitnya edukasi 3M, khususnya penggunaan masker ke rakyat kecil diantaranya karena mereka tengah kebingungan lantaran tidak punya penghasilan.

Yang ada dipikiran mereka saat tersebut bagaimana bertahan hidup, mencari prasmanan di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Saya punya perintah memberi edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan masker. Tapi, masyarakat kalangan bawah saja susah membelinya. Itu curhat ke saya, ‘kami butuh makan! ’, ” tandas dr. Tirta di podcast-nya Deddy Corbuzier, baru-baru ini.

Disebutkan dr Tirta, dari hasil mendarat ke lapangan, ia melihat rakyat kecil nyatanya lebih butuh makan ketimbang masker. Jika tidak, tidak Covid-19 yang membuat mereka rendah, tapi justru kelaparan yang mau menggrogoti mereka.

“Banyak yang masih mikir, besok suka makan apa. Jadi boro-boro kulak masker. Harusnya, kita edukasi 2M dulu, makan dan masker. Maka makan dulu, baru membeli kedok nanti akan jalan sendiri, ” kata dr Tirta.

Untuk diketahui, pemerintah pusat tunggal sudah berupaya dengan memberikan provokasi melalui bantuan tunai Rp600 seperseribu dan 2, 4 juta untuk UMKM serta bantuan lain kepada rakyat kecil di masa pandemi ini. Namun, bantuan tersebut sedang belum merata dan kurang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.