pekerja-migran-asal-sinjai-dideportasi-dari-malaysia-1

Praktisi Migran Asal Sinjai Dideportasi dari Malaysia

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta, Akuratnews. com – Utama pekerja migran asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dideportasi dari Malaysia lantaran sudah melakukan pelanggaran administrasi keimigrasian atau tidak memiliki dokumen-dokumen keimigrasian yang lengkap.

“Iya benar, utama warga Sinjai dideportasi sejak Malaysia. Sudah kita jemput dari pelabuhan Parepare dalam Jumat pagi kemarin, ” ungkap Kepala Kesbangpol Sinjai melalui Kasi Intelijennya, Andi Ryan Ariatno, Sabtu 3 April 2021.

Ryan membeberkan, warga dengan dideportasi karena tidak memiliki dokumen keimigrasian yang penuh seperti paspor dan visa kerja, sehingga dianggap sebagai pendatang ilegal dan menentang ketetapan hukum yang tersedia di negara Malaysia.

“Pekerja migran ini bernama Lina (61), sebab Dusun Labettang, Desa Palae, Kecamatan Sinjai Selatan. Pada Malaysia bekerja di kebun sawit, ” terangnya.

Menurut pengakuannya pelaku migran ini kata Ryan, bersangkutan bekerja di perkebunan kelapa sawit bersama sang suami, namun saat dikerjakan razia dikediamannya dia tidak bisa menunjukkan dokumen penuh, sehingga diamankan oleh petugas Malaysia. Sementara suaminya melarikan diri.

Untuk itu, melalui ini kami mengimbau kepada masyarakat Sinjai yang ingin bekerja di sungguh negeri agar berangkat secara dokumen keimigrasian, ketenagakerjaan dengan lengkap, dan disalurkan oleh agensi atau PJTK resmi. Hal itu bertujuan buat memberikan perlindungan dan menjamin hak-hak dari pekerja migran itu sendiri.

Juga diharapkan partisipasi semua pihak untuk bersama-sama rajin dan aktif mengingatkan pada saudara-saudara yang ingin beroperasi diluar negeri, agar meninggalkan dengan resmi dan bertemu dengan regulasi yang sudah ditetapkan.

“Niat baik untuk mengadu nasib di negeri orang hendak menjadi bencana, ketika kita melalui proses secara gelap dan bahkan bisa menjadi korban human trafficking had terlunta-lunta di negara orang, ” tutupnya. ***