papua-panas-lagi-kelompok-kriminal-jadi-kelompok-teroris-1

Papua Panas Lagi, Kelompok Kriminal Jadi Kelompok Teroris

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

AKURATNEWS – Kepala Badan Intelijen Negara Kawasan (Kabinda) Papua, Brigadir Jenderal (Brigjen) I Gusti Putu (IGP) Danny K Nugraha tewas saat kontak arah dengan Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua pada Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4).

Institusi Intelijen Negara (BIN) biar merilis kronologi gugurnya Danny dan menyebut jika pelaku adalah Kelompok Separatis dan Teroris (KST).

Penamaan KST terbilang baru, lantaran itu selama ini dilabeli sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Separatis Bersenjata (KSB).

Utusan VII BIN, Wawan Keadaan Purwanto menyebut, kontak tembak terjadi akibat KST Papua melakukan pengadangan dan penyerbuan terhadap rombongan Kabinda.

“Kehadiran Kabinda Papua di Dukuh Dambet adalah dalam lembaga observasi lapangan guna mempercepat pemulihan keamanan pasca aksi brutal Kelompok Separatis & Teroris (KST) Papua pada wilayah tersebut, ” ujar Wawan di Jakarta, Senin (26/4).

Menurut Wawan, anjangsana pimpinan tertinggi BIN Papua di lapangan juga jadi upaya untuk meningkatkan moril dan semangat kepada bangsa yang selama ini tertahan kekejaman dan kebiadaban KST Papua.

Tempat menjelaskan, insiden tersebut berasal saat patroli Satuan Perintah (Satgas) BIN bersama secara Satgas TNI-Polri melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet.

Kira-kira pukul 15. 50 WIT, Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri dicegat KST Papua. Sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar Gereja Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

“Akibat kontak tembak tersebut Kabinda Papua tertembak dan gugur sebagai pahlawan pada lokasi kejadian, ” cakap Purwanto.

Saat ini, Purwanto melanjutkan, telah dilaksanakan jalan evakuasi dari lokasi perihal dan pada Senin cepat WIT, direncanakan jenazah dibawa ke Timika, Kabupaten Mimika, yang kemudian diterbangkan ke Jakarta guna dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Pangkat Brigjen IGP Danny Karya Nugraha pula dinaikkan menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) Anumerta.

“Selain tersebut, Satgas BIN dibantu bagian keamanan lainnya terus mengabulkan pengejaran terhadap Kelompok Separatis dan Teroris Papua tersebut, ” ujar Wawan.

Menurut Wawan, Brigjen IGP Danny Karya Nugraha dikenal sebagai sosok hangat dan berprestasi. Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1993 tersebut dikenal mempunyai karier cemerlang di kesatuannya dan pekerja keras.

“Selama bertugas, almarhum juga dekat dengan klub. Gugur di medan suruhan adalah  pride   tertinggi insan intelijen, ” kata Wawan.

Dia mengatakan, gugurnya Kabinda Papua merupakan bentuk nyata loyalitas BIN dalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Insiden itu, sambung dia, juga menjadi tanda pengabdian BIN dalam menjalankan undang-undang, yaitu sebagai lini terdepan dalam sistem kebahagiaan nasional.

“Kejadian ini tak akan menyurutkan mental serta moril insan intelijen maupun aparat keamanan lainnya dalam memberantas segala ancaman nasional, ” tutur Wawan.

Tempat menambahkan, BIN terus meningkatkan deteksi dini dan cegah dini terhadap KST Papua yang selama ini mengacaukan masyarakat. “Kami mohon pertolongan dan doa dari segenap rakyat Indonesia agar mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, ” ujar Wawan.

Brigjen IGP Danny Karya Nugraha sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Kelompok Staf Cakap (Kapok Sahli) Pangdam Hebat, Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam Jaya, dan Asintel Danjen Kopassus.