Gadis di Bulukumba Dilamar Raja dengan Mahar Rp. 1, 7 M Uang Maya

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

AKURATNEWS – Jalan tekhnologi atau era milenial sekarang ini memberi penuh manfaat. Selain mempermudah mendapatkan informasi, dan proses berniaga beli, kecanggihan teknologi mampu berubah menjadi mahar ijab kabul.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Seorang gadis cantik dipinang dengan memakai mahar kekinian atau uang digital Bitcoin, yang bilangan Rp. 1, 7 milyar.

Uang digital Bitcoin merupakan sistem gegabah uang digital cryptocurrency ijmal, yang dikenal juga dengan uang virtual.

Gadis cantik itu bertanda Bau Tendri Abeng (31) asal Desa Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Bau Tendri dipinang oleh rekan kerjanya, Raja Muhammad Hasbi (47) yang berasal dari Kabupaten Bengkalis, Riau.

Budak dari pasangan Alimuddin Talib dan A. Nurhayati A. Muhayyang ini mengaku menodong dilamar menggunakan Bitcoin, sebab uang virtual ini menikmati kenaikan setiap detiknya.

Dia dilamar dengan dua buah Bitcoin. Harga satu keping Bitcoin Rp. 800-900 juta. Namun begitu, pihak mempelai pria tetap membawa uang tunai jadi simbol pernikahannya.

“Tetap membawa uang tunai sebagai simbol pernikahan. Selain itu, juga ada mahar tiga keping logam fadil, satu stel emas, dan seperangkat alat salat, ” kata Bau Tendri meniti via whatsApp, Rabu 14 April 2021.

Seperti proses pernikahan dalam umumnya, Bau Tendri tetap melangsungkan acara lamaran maka resepsi dengan suasana dengan sakral dan harmonis. Selain itu, hanya keluarga dekat dan sahabat yang diundang pada acara yang berlaku di kota Makassar ini.

“Kami menerapkan acara sederhana, tiga keadaan berturut-turut. 6 April Mappacing, 7 April Akad Nikah, dan 8 April Perjamuan, ” bebernya.

Bau Tendri juga mengaku tidak memiliki planning khusus untuk berbulan madu. Cuma saja besok (15/4/2021) bagian pengantin baru ini hendak segera terbang ke Jogja untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sempat tertunda.

“Untuk saat ini, dalam Indonesia saja dulu, berhubung karena masih corona. Tapi kami berdua berencana ingin melaksanakan ibadah umroh, ” tutup perempuan lulusan S1 STIEM LPI Manajemen itu.