atasi-tumpukan-sampah-di-sungai-jumput-rejo-kades-minta-eskavator-dan-compactor-1

Atasi Tumpukan Sampah di Sungai Jumput Rejo, Kades Minta Eskavator dan Compactor

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Sidoarjo, Akuratnews.com – Nampaknya, persoalan klasik yang belum dapat dituntaskan Pemkab Sidoarjo hingga kini, yakni terbebasnya sungai di Desa Jumput Rejo, Sukodono dari tumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap.

Terkait persoalan itu, warga setempat pun sangat menyayangkan sikap DPUBMSDA dan DLHK Sidoarjo. Kedua OPD ini bukannya bersinergi mencari solusi, justru saling tuding soal siapa pihak paling bertanggung jawab menangani masalah tersebut.

Sebagaimana pengakuan Kepala Desa Jumput Rejo, Widarto pada Akuratnews.com, Sabtu (3/4/2021), dia sempat didatangi warganya. Mereka berniat melakukan aksi unjukrasa ke Pemkab dan DPRD Sidoarjo menyoal sampah yang menumpuk di sungai itu.

“Ya, mungkin warga saya yang tinggal di sekitar sungai itu merasa kesal, mereka temui saya, ingin demo ke Pemkab dan DPRD, tapi saya belum iyakan,” katanya.

Kemudian, Widarto menambahkan, selaku Kades, pihaknya mengusulkan, agar Pemkab menyediakan ‘eskavator’ dan ‘compactor’ yang ditempatkan di lokasi, guna mengeruk dan mengangkut sampah di sungai itu.

“Selama ini, sampah di Jumput Rejo diangkut dan dibuang ke TPST Prasung oleh pihak Pemkab, ongkosnya lumayan besar. Karenanya, saya mulai bangun TPST yang dibiayai dana desa. Kalau TPST sudah jadi, ongkos angkut dan buang sampah, bahkan langsung ke TPA Jabon bisa ditekan, alias jauh lebih ringan,” jelasnya.

Selain itu, Widarto juga berharap, jalan tikungan Jumput Rejo berbatasan dengan Pagerwojo yang diperbaiki pihak Pemkab tiap tahun, tapi selalu mengalami kerusakan saat musim penghujan, agar di-cor beton.